Pajak Sarang Walet Belum Tergarap Optimal

img

(Ketua DPRD Abdul Rasyid)

TENGGARONG, APBD Kutai Kartanegara sebagian besar ditopang dari bagi dana bagi hasil pemerintah pusat, yang sumbernya merupakan dari sector pertambangan batubara dan migas. Sementara potensi untuk PAD di Kukar, sejauh ini belum tergarap secara optimal, seperti perkebunan, perikanan, dan sarang burung walet.

Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid mengatakan, kalau di Kukar ini yang menjadi target utama adalah Sumber Daya Alam diantaranya Batu Bara dan Migas.

"Ada potensi yang belum terkelola dengan baik yaitu salah satunya sarang burung walet, dimana sarang burung walet jika di hitung keselurahannya se-Kukar ini luar biasa" Kata Abdul Rasyid kepada media, diruang kerjanya, belum lama ini

Ia menambahkan, sebenarnya ini peluang, tetapi ini belum tergarap dengan baik, belum ada aturan aturan yang mengayomi, sehingga ini seperti orang lewat saja, yang untung itu orang yang ekspor ke luar.

"Harapan kita semoga sektor walet ini kedepannya bisa membantu meningkatkan PAD Kukar" Katanya.

Jika fokus terhadap SDA saja pasti lambat laun akan habis, maka dari itu harus bisa mencari sektor baru lagi seperti pertanian dalam arti luas, dan perikanan merupakan salah satu sunber kedepan untuk di pikirkan bersama, bukan hanya SDA batu bara dan migas saja.(*riz/poskotakaltimnews.com)